ANALISIS TEKNIS JALUR KERETA API PERKOTAAN TEMPEL-YOGYAKARTA-SAMAS

Authors

  • Aryadhatu Dhaniswara Universitas Gadjah Mada
  • Imam Muthohar Universitas Gadjah Mada
  • Dewanti Universitas Gadjah Mada

Keywords:

perkeretaapian, kereta api perkotaan, analisis geometrik, alinemen vertikal, alinemen horizontal

Abstract

Untuk memberikan layanan transportasi publik yang menghubungkan antara wilayah utara dan selatan Yogyakarta terdapat usulan pengembangan kereta api perkotaan Tempel – Yogyakarta – Samas dalam Rencana Induk Perkeretaapian Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam mengembangkan jalur kereta api tersebut dibutuhkan perancangan teknis infrastrukturnya. Didapatkan hasil analisis perancangan geometrik untuk jalur kereta api Tempel – Yogyakarta – Samas sepanjang 40,926 kilometer dengan 20,91 kilometer merupakan jalur kereta api layang dan 19,067 kilometer merupakan jalur kereta api di atas tanah. Pada jalur kereta api tersebut terdapat 16 tikungan tipe SCS (Spiral-Circle-Spiral) dengan jari-jari rencana sebesar 800 meter. Elevasi jalan rel minimum pada jalur layang adalah 6,8 meter dan 10,55 meter untuk jalur layang pada stasiun. Alinemen vertikal jalur ini memilik 38 lengkung yang terdiri dari 20 lengkung cembung dan 18 lengkung cekung dengan kelandaian maksimum sebesar 19,9 ‰ atau 1,99 %.

Downloads

Published

2022-04-20

How to Cite

Aryadhatu Dhaniswara, Imam Muthohar and Dewanti (2022) “ANALISIS TEKNIS JALUR KERETA API PERKOTAAN TEMPEL-YOGYAKARTA-SAMAS”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi, p. 671. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php/ProsFSTPT/article/view/760 (Accessed: 4 February 2023).