ANALISIS KELAYAKAN SKEMA KPBU PADA PENYELENGGARAAN KERETA API PARANGTRITIS - BANDARA YOGYAKARTA INTERNATIONAL AIRPORT

Authors

  • Nur Budi Susanto Universitas Gadjah Mada
  • Imam Muthohar Universitas Gadjah Mada
  • Suryo Hapsoro Tri Utomo Universitas Gadjah Mada

Keywords:

badan usaha, kelayakan finansial, kerjasama, pemerintah, perkeretaapian

Abstract

Dalam rangka mendukung pembangunan kawasan selatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan konsep “among tani dagang layar”, terdapat rencana pengembangan jaringan kereta api Bandara Yogyakarta International Airport di Kulon Progo - Parangtritis untuk melayani mobilitas, meningkatkan perekonomian, dan mendukung pengembangan wisata.  Jalur kereta api Parangtritis - Bandara Yogyakarta International Airport direncanakan sejajar dengan Pantai Selatan Jawa dan Jaringan Jalan Lintas Selatan dengan mempertimbangkan aspek teknis dan finansial menggunakan parameter NPV, IRR, BCR, dan payback period. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kereta Api Parangtritis - Bandara Yogyakarta International Airport sepanjang 33,8 km dengan pendanaan sepenuhnya dari Badan Usaha terindikasi tidak layak secara finansial. Kelayakan finansial didapatkan dengan skenario prasarana dimiliki oleh Pemerintah dengan Badan Usaha sebagai operator. Skema KPBU yang dapat diterapkan adalah Pemerintah selaku regulator berkewajiban untuk mempersiapkan dokumen, rekomendasi, kebijakan, penyediaan lahan, dan pembangunan serta perawatan prasarana, sementara itu Badan Usaha berkewajiban untuk menyiapkan dana dan menyelenggarakan layanan perkeretaapian selama masa konsesi.

Downloads

Published

2022-04-20

How to Cite

Nur Budi Susanto, Imam Muthohar and Suryo Hapsoro Tri Utomo (2022) “ANALISIS KELAYAKAN SKEMA KPBU PADA PENYELENGGARAAN KERETA API PARANGTRITIS - BANDARA YOGYAKARTA INTERNATIONAL AIRPORT”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi, p. 614. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php/ProsFSTPT/article/view/766 (Accessed: 4 February 2023).