PERENCANAAN PENGOPERASIAN SKYTRAIN TERHADAP PERUBAHAN SISTEM CBTC DARI GRADE OF AUTOMATION (GOA) 0 KE (GOA) 4

Authors

  • Fatchurrivan Politeknik Perkeretaapian Indonesia
  • Dedik Tri Istiantara Politeknik Perkeretaapian Indonesia
  • Ary Putra Iswanto Politeknik Perkeretaapian Indonesia

Keywords:

perencanaan pengoperasian, CBTC, grade of automation (GOA), skytrain

Abstract

Skytrain dirancang dengan teknologi CBTC dengan mode operasi GOA4 (driverless), namun saat ini pengoprasian kereta skytrain menggunakan mode GOA0 (manual), untuk meningkatkan pelayanan operasi dengan merubah sistem CBTC dari GOA0 ke GOA4. Sehingga perlu mengetahui kondisi, merencanaan, dan menemukan perbedaan operasi kereta skytrain dalam perubahan sistem ke GOA4. Penelitian menggunakan metode observasi mengenai jumlah penumpang dan daftar waktu (Headway, dweling time, dan turback time), kapasitas angkut, literatur dan studi Pustaka mengenai CBTC. Analisis menggunakan rumus yang digunakan pada landasan teori tentang Headway, kapasitas angkut, waktu tempuh dan jumlah sarana yang digunakan dalam pelayanan operasi secara optimal. Hasil dari penelitian adalah perencanaan untuk peningkatan pelayanan operasi kereta seperti kapasitas angkut menjadi 975 orang, waktu tempuh meningkat 19,23%, dengan memperpendek Headway menjadi 53,84%, Jumlah operasi sarana meningkat 100%, perubahan tingkatan sistem CBTC ke GOA4 dimana pelayanan operasi sudah driverless yang dikendalikan dan diawasi oleh OCC, dan dinasan perjalanan sarana menjadi 200 dinasan.

Downloads

Published

2022-04-20

How to Cite

Fatchurrivan, Dedik Tri Istiantara and Ary Putra Iswanto (2022) “PERENCANAAN PENGOPERASIAN SKYTRAIN TERHADAP PERUBAHAN SISTEM CBTC DARI GRADE OF AUTOMATION (GOA) 0 KE (GOA) 4”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi, p. 560. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php/ProsFSTPT/article/view/771 (Accessed: 4 February 2023).

Most read articles by the same author(s)