PERILAKU PERJALANAN SELAMA PANDEMI DENGAN METODE RANTAI PERJALANAN

Authors

  • Ni Komang Satwika Gayatri Politeknik Transportasi Darat Bali
  • Kadek Carissa Sri Listiyani Politeknik Transportasi Darat Bali
  • Ni Putu Ananda Dewantari Politeknik Transportasi Darat Bali
  • Azzahra Zalfa Rahmazia Politeknik Transportasi Darat Bali
  • I Made Sukmayasa Politeknik Transportasi Darat Bali

Keywords:

aktivitas perkotaan, aktivitas luar kota, covid-19, rantai perjalanan, perilaku perjalanan

Abstract

Kebijakan yang diambil pemerintah untuk menangani Covid-19 dapat mempengaruhi perilaku perjalanan masyarakat. Rangkaian perilaku perjalanan tersebut dapat dilihat menggunakan metode rantai perjalanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku perjalanan dan persepsi masyarakat di perkotaan dan luar kota terkait penggunaan transportasi yang berkelanjutan dampak dari Covid-19. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner online dan menggunakan sampel masyarakat yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat yang tinggal di perkotaan menghabiskan perjalanan lebih banyak dari masyarakat di luar kota. Sementara itu kelompok perjalanan tertinggi adalah pada jenjang usia remaja yaitu 12 sampai 25 tahun dengan sepeda motor menjadi moda utama untuk beraktifitas. Hal ini dapat menjadi masukan dan evaluasi untuk penyusunan regulasi tentang pembatasan kegiatan dimana perlu penekanan lebih terhadap masyarakat di perkotaan dan pembatasan aktivitas pada usia remaja untuk menekan laju penularan Covid-19.

Downloads

Published

2022-04-20

How to Cite

Ni Komang Satwika Gayatri, Kadek Carissa Sri Listiyani, Ni Putu Ananda Dewantari, Azzahra Zalfa Rahmazia and I Made Sukmayasa (2022) “PERILAKU PERJALANAN SELAMA PANDEMI DENGAN METODE RANTAI PERJALANAN”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi, p. 50. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php/ProsFSTPT/article/view/775 (Accessed: 4 February 2023).