EVALUASI KINERJA MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3)

(STUDI KASUS: KERETA CEPAT JAKARTA – BANDUNG SEKSI 3 WALINI)

Authors

  • Antono Damayanto Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Prima Sukma Yuana Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Bambang Aldian Nurul Iman Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Benedictus Bete Sadipun Universitas Jenderal Achmad Yani

Keywords:

K3, Anteseden, Transaksi, Hasil, Kinerja

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk sumber daya manusia dalam proyek konstruksi sangat penting. Keselamatan konstruksi bertujuan untuk melindungi pekerja di tempat kerja, masyarakat, peralatan dan lingkungan dari kecelakaan kerja, karena kecelakaan kerja dapat menimbulkan berbagai macam kerugian dan penderitaan manusia. Oleh karena itu, perlu adanya pengawasan yang ketat terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Tujuan penelitian adalah menganalisis implementasi sistem manajemen K3 dan faktor-faktor yang mempengaruhi serta solusi untuk Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Seksi 3 Walini. Metode yang digunakan adalah Countenance Stake Analysis, dibagi tiga tahap yaitu anteseden, transaksi dan hasil. Hasil penelitian menunjukkan penilaian staf (95,8%) dan pekerja (90,6%) adalah baik dan sangat baik untuk anteseden dan transaksi, serta hasil (output) menunjukkan sudah diterapkannya manajemen K3 dengan baik.

Downloads

Published

2022-04-20

How to Cite

Antono Damayanto, Prima Sukma Yuana, Bambang Aldian Nurul Iman and Benedictus Bete Sadipun (2022) “EVALUASI KINERJA MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3): (STUDI KASUS: KERETA CEPAT JAKARTA – BANDUNG SEKSI 3 WALINI)”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi, p. 80. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php/ProsFSTPT/article/view/778 (Accessed: 4 February 2023).