PENYUSUNAN KRITERIA PERENCANAAN TEKNIS PADA SIMPANGSUSUN AKSES KAWASAN INDUSTRI TERPADU BATANG

Authors

  • Putri Arista Dewik Universitas Widyagama Malang
  • Aji Suraji Universitas Widyagama Malang
  • Candra Aditya Universitas Widyagama Malang

Keywords:

kriteria perencanaan, perencanaan teknis, simpangsusun, kawasan industri, jalan tol

Abstract

Simpangsusun (Interchange) adalah persimpangan jalan tidak sebidang dimana kendaraan dapat melakukan perpindahan dari satu jalan ke jalan lainnya tanpa harus berhenti terlebih dahulu, simpang susun biasanya diterapkan pada jalan bebas hambatan dimana konflik silang antar kendaraan dihindari untuk mencegah bertumpuknya kendaraan yang mengakibatkan kemacetan dan kecelakaan. Pembangunan Simpangsusun (SS) Akses Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang sepanjang 3,1 kilometer dibangun di KM 371+750 Ruas Jalan Tol Semarang-Batang. Dalam penelitian ini menggunakan ketentuan-ketentuan teknis dengan menentukan bentuk simpangsusun, ramp, kecepatan rencana, dan ketentuan-ketentuan teknis yang berlaku pada geometrik jalan bebas hambatan untuk jalan tol. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini yaitu Peraturan Bina Marga 1997 serta Peraturan Bina Marga No.007/BM/2009. Dari penelitian yang dilakukan, dihasilkan bentuk simpangsusun berupa trompet, tipe simpangsusun yang digunakan adalah direct, semi direct dan indirect.Kecepatan rencana (Vr) yang diterapkan sebesar 60 km/ jam dengan komposisi lebar bahu dalam 1 m, lebar lajur 4 m dan lebar bahu luar 3m.

Downloads

Published

2022-04-22

How to Cite

Putri Arista Dewik, Aji Suraji and Candra Aditya (2022) “PENYUSUNAN KRITERIA PERENCANAAN TEKNIS PADA SIMPANGSUSUN AKSES KAWASAN INDUSTRI TERPADU BATANG”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi, p. 233. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php/ProsFSTPT/article/view/794 (Accessed: 4 February 2023).