PEMANFAATAN ASBUTON BUTIR DAN BIOASPAL TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI MODIFIER UNTUK CAMPURAN BERASPAL HANGAT: A STATE OF THE ART REVIEWS

Authors

  • Atmy Verani Rouly Sihombing Politeknik Negeri Bandung
  • Retno Utami Politeknik Negeri Bandung

Keywords:

asbuton, bioaspal tempurung kelapa, WMA

Abstract

Asbuton adalah aspal alam berbentuk batuan yang berada di Pulau Buton, Indonesia dengan deposit 677,247 juta ton, salah satu jenis asbuton adalah asbuton butir (ASB), yang dalam pemanfaatannya masih membutuhkan bahan peremaja untuk memudahkan dalam perencanaan dan pencampurannya. Penggunaan bahan peremaja dapat melunakkan asbuton lebih lunak dari aspal minyak, sehingga campuran asbuton dengan bahan peremaja lebih cocok menggunakan teknologi campuran beraspal hangat (WMA). Asbuton campuran hangat berdasarkan spesifikasi, diproduksi menggunakan peremaja hangat yang memiliki kelas penetrasi 800 – 1200 cSt atau 80 – 120 detik. Bioaspal tempurung kelapa (BTK) yang dianggap berpotensi sebagai bahan peremaja, telah diuji potensinya dapat melunakkan aspal keras dan dapat menghasilkan campuran beraspal dengan 30 % bahan daur ulang (RAP) sesuai spesifikasi. BTK mengindikasikan dapat melunakkan Asbuton Butir lebih lunak dari aspal minyak, sehingga validitas potensi BTK sebagai bahan peremaja, dapat diteliti lebih lanjut dengan menggunakannya sebagai bahan peremaja untuk ASB pada teknologi WMA.

Downloads

Published

2022-04-23

How to Cite

Atmy Verani Rouly Sihombing and Retno Utami (2022) “PEMANFAATAN ASBUTON BUTIR DAN BIOASPAL TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI MODIFIER UNTUK CAMPURAN BERASPAL HANGAT: A STATE OF THE ART REVIEWS”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi, p. 501. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php/ProsFSTPT/article/view/803 (Accessed: 4 February 2023).