ANALISIS TARIF ANGKUTAN BERDASARKAN METODE COST PLUS PRICING PADA PERUSAHAAN JASA ANGKUTAN BARANG (CARTER)

Authors

  • Ade Rismah Aprilliani Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia
  • Pradhana Wahyu Nariendra Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia

Keywords:

tarif angkutan, full costing, cost full pricing, biaya langsung, biaya tidak langsung

Abstract

Permintaan akan jasa transportasi berbanding lurus dengan pertambahan perusahaan penyedia jasa transportasi. Hal itu dapat dibuktikan dari banyaknya perusahaan yang serupa. Penting bagi perusahaan untuk memiliki nilai lebih dari perusahaan pesaing, salah satunya yaitu harga atau tarif.  Penelitian ini dilakukan untuk menghitung harga pokok produksi sebagai dasar penentuan tarif angkutan melalui pendekatan full costing melalui perhitungan biaya operasional kendaraan sebagai dasar perhitungan harga pokok produksi dan metode cost-plus pricing dalam penentuan harga jual atau tarif angkutan pada perusahaan jasa angkutan barang (carter) rute Jakarta-Surabaya dengan jenis armada CDD Long dalam satuan Rp/Truk/Rit. Hasil dari pengolahan data dan analisis menunjukkan harga pokok produksi jasa angkutan perusahaan jasa angkutan barang (carter) rute Jakarta-Surabaya dengan jenis armada CDD Long yaitu sebesar Rp 6.106.062/Truk/Rit dengan alokasi biaya langsung yaitu sebesar Rp 6.101.451 dan untuk biaya tidak langsung yaitu sebesar Rp 4.610/Truk/Rit. Dari harga pokok produksi tersebut maka didapat harga jual atau tarif angkutan rute Jakarta-Surabaya dengan jenis armada CDD Long yaitu sebesar Rp 7.937.880/Truk/Rit.

Downloads

Published

2022-04-23

How to Cite

Ade Rismah Aprilliani and Pradhana Wahyu Nariendra (2022) “ANALISIS TARIF ANGKUTAN BERDASARKAN METODE COST PLUS PRICING PADA PERUSAHAAN JASA ANGKUTAN BARANG (CARTER)”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi, p. 432. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php/ProsFSTPT/article/view/808 (Accessed: 4 February 2023).