ANALISIS ABILITY TO PAY DAN WILLINGNESS TO PAY PENGGUNA JASA KARGO UDARA DI KOTA MAUMERE

Authors

  • Euprasia Erniana Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia
  • Pradhana Wahyu Nariendra Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia

Keywords:

kargo udara, pengguna jasa, ability to pay, willinginess to pay, central tandency

Abstract

Salah satu penyebab penurunan angkutan kargo udara di Bandara Frans Seda ialah lemahnya perekonomian masyarakat sebagai pengguna kargo akibat mahalnya tarif kargo. Pengguna paling banyak kargo udara ialah perusahaan jasa ekspedisi. Sementara sumber kargo adalah paket yang dikirimkan oleh masyarakat. Berdasarkan hal tersebut untuk meningkatkan pergerakan kargo udara maka dilakukan upaya yang paling mendasar yaitu dengan melihat kemampuan dan kemauan membayar konsumen pengguna jasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik responden, mengetahui kemampuan membayar dan kemauan membayar. Metode yang digunakan adalah metode ability to pay (ATP) dan willingness to pay (WTP) dengan penentuan tarif melalui central tendency. Hasil yang didapatkan untuk karakteristik banyak ditemui Karakteristik responden pengguna kargo udara yang paling banyak berasal dari kalangan pedagang/pengusaha, nilai ability to pay sebesar Rp.69.829/kg-trip, nilai willingness to pay sebesar Rp.48.961/kg-trip, dan tarif eksisting < ATP < WTP.

Downloads

Published

2022-04-23

How to Cite

Euprasia Erniana and Pradhana Wahyu Nariendra (2022) “ANALISIS ABILITY TO PAY DAN WILLINGNESS TO PAY PENGGUNA JASA KARGO UDARA DI KOTA MAUMERE”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi, p. 422. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php/ProsFSTPT/article/view/809 (Accessed: 4 February 2023).