ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG LONTAR SUMUR BOR KOTA SERANG (PADA MASA PANDEMI COVID-19)

Authors

  • Rindu Twidi Bethary Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Arief Budiman Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Sandi Pratama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Keywords:

Derajat Kejenuhan, Panjang Antrian, PKJI, Simpang Bersinyal

Abstract

Simpang Lontar Sumur Bor merupakan salah satu simpang bersinyal yang mengalami permasalahan pada kinerjanya, pada simpang ini terjadi konflik antara kendaraan dari arah Utara dan Selatan dikarenakan lampu hijau yang menyala secara bersamaan. Selain itu juga banyak pengendara yang menerobos lampu merah.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kinerja pada Simpang Lontar Sumur Bor dalam masa Pandemi Covid-19 dan memberikan alternatif perbaikan masalah dengan menggunakan Metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 (PKJI 2014). Berdasarkan hasil analisa kinerja Simpang Lontar Sumur Bor, didapatkan Nilai derajat kejenuhan (Dj) pada setiap pendekat sebesar utara 0,96 timur 0,48 selatan 0,81 dan barat 0,78. Pada pendekat Utara saja yang memiliki nilai derajat kejenuhan ≥ 0,85 maka pendekat tersebut mengalami kondisi jenuh. Alternatif perbaikan untuk meningkatkan kinerja Simpang Lontar Sumur Bor yaitu alternatif ketiga melakukan perubahan lebar geometrik dan pengaturan ulang waktu sinyal.

Downloads

Published

2022-04-25

How to Cite

Rindu Twidi Bethary, Arief Budiman and Sandi Pratama (2022) “ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG LONTAR SUMUR BOR KOTA SERANG (PADA MASA PANDEMI COVID-19)”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi, p. 290. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php/ProsFSTPT/article/view/821 (Accessed: 4 February 2023).