PEMANFAATAN ASPAL STARBIT E-55 UNTUK MENAHAN PENURUNAN KINERJA AKIBAT RENDAMAN AIR HUJAN PADA CAMPURAN SPLIT MASTIC ASPHALT

  • Miftahul Fauziah Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Indonesia
  • Ade Handaka Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Indonesia
Keywords: Split Mastic Asphalt, Marshall, Index of Retained Strength, Starbit E-55, rendaman air hujan

Abstract

Air hujan merupakan cairan yang mengandung bahan bahan terlarut maupun garam garam yang bersifat asam sehingga dapat menyebabkan gangguan kinerja dan dapat menyebabkan kerusakan perkerasan. Makalah ini menyajikan hasil pengujian laboratorium tentang pengaruh rendaman air hujan terhadap karakteristik Marshall dan durabilitas campuran Split Mastic Asphalt (SMA), dengan menggunakan dua jenis aspal sebagai bahan ikatnya, yaitu aspal Starbit E-55 dan aspal AC 60/70. Pengujian laboratorium awal untuk mencari kadar aspal optimum berdasarkan spesifikasi Bina Marga 2010 dan dilanjutkan dengan pengujian Marshall Standar dan Immersion pada berbagai variasi lama rendaman air hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama waktu rendaman air hujan nilai stabilitas campuran, Marshall Quotient dan nilai index of retained strength semakin menurun dan nilai kelelehan semakin meningkat. Campuran SMA yang menggunakan bahan ikat aspal Starbit E-55, memiliki kemampuan mempertahankan kinerja Marshall dan durabilitas akibat rendaman air hujan yang lebih baik dibandingkan campuran SMA dengan bahan ikat aspal AC 60/70.

Published
2018-06-03
How to Cite
Fauziah, M. and Handaka, A. (2018) “PEMANFAATAN ASPAL STARBIT E-55 UNTUK MENAHAN PENURUNAN KINERJA AKIBAT RENDAMAN AIR HUJAN PADA CAMPURAN SPLIT MASTIC ASPHALT”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php?journal=prosiding&page=article&op=view&path[]=102 (Accessed: 17October2018).