ANALISIS KEBUTUHAN RAMBU PERINGATAN SIMPANG EMPAT BELOK KIRI JALAN TERUS

  • Gayuh Syahri Ramadhan Program D-IV Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
  • Rudias Kresna Program D-IV Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
  • Umar Fariz Program D-IV Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Keywords: belok kiri jalan terus, hambatan, rambu peringatan

Abstract

Persimpangan adalah pertemuan dua arus lalu lintas atau lebih. Terdapat banyak tipe pengaturan simpang, salah satu tipe pengaturan tersebut adalah persimpangan menggunakan APILL dengan belok kiri jalan terus. Pada persimpangan belok kiri jalan terus masalah yang terjadi adalah hambatan terhadap kendaraan yang akan belok kiri jalan terus terutama saat fase merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanganan terhadap masalah tersebut pada persimpangan Pacific Mall Kota Tegal. Di dalam penelitian ini menggunakan analisis kuisioner untuk menganalisis masalah tersebut. Dari analisis kuisioner, sebagian besar sampel telah mengetahui aturan dan perbedaan mengenai persimpangan APILL dengan belok kiri jalan terus, namun jarak pemberitahuan terhadap pengaturan tersebut letaknya telalu dekat dengan pendekat simpang dan menjadikan kendaraan berhenti memenuhi pendekat simpang. Dari analisis tersebut, dapat disimpulakan bahwa cara untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan memasang rambu peringatan belok kiri jalan terus pada simpang Pacific Mall.

Published
2018-06-19
How to Cite
Ramadhan, G., Kresna, R. and Fariz, U. (2018) “ANALISIS KEBUTUHAN RAMBU PERINGATAN SIMPANG EMPAT BELOK KIRI JALAN TERUS”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php?journal=prosiding&page=article&op=view&path[]=132 (Accessed: 17October2018).