MANAJEMEN REKAYASA LALU LINTAS AKIBAT PENGOPERASIAN BANDAR UDARA NOTOHADINEGORO JEMBER

  • Elis Wahyuni Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember
  • Sri Sukmawati Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember
  • Willy Kriswardhana Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember
Keywords: PTV Vistro, Bandara Notohadinegoro, optimasi sinyal

Abstract

Bandara Notohadinegoro dibangun pada tahun 2003 dan telah beroperasi sejak tahun 2015. Operasional Bandara Notohadinegoro menghasilkan dampak pada lalu lintas. Pergerakan Bandara kendaraan berupa tarikan dan bangkitan perjalanan. Analisis dampak lalu lintas Bandara Notohadinegoro menggunakan software PTV Vistro sedangkan analisis kinerja jalan menggunakan metode MKJI. Penelitian ini diselidiki pada tahun saat ini (2015) dan 2020. Hasil analisis menunjukkan kondisi yang buruk terjadi pada tahun 2020 di Simpang MH Thamrin. Nilai tundaan tertinggi adalah 171,23 detik/smp pada pendekat Otto Iskandardinata dengan nilai derajat kejenuhan 1.26. Manajemen dan rekayasa lalu lintas akan dilakukan untuk mengatasi masalah di simpang MH Thamrin dengan optimasi waktu hijau. Hasil analisis kinerja jalan menunjukkan kondisi stabil dengan derajat kejenuhan tertinggi terjadi pada Jalan Basuki Rahmat. Derajat kejenuhan jalan tesrebut adalah 0,59 pada tahun 2020.

Published
2018-06-20
How to Cite
Wahyuni, E., Sukmawati, S. and Kriswardhana, W. (2018) “MANAJEMEN REKAYASA LALU LINTAS AKIBAT PENGOPERASIAN BANDAR UDARA NOTOHADINEGORO JEMBER”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php?journal=prosiding&page=article&op=view&path[]=138 (Accessed: 17October2018).