MANAJEMEN REKAYASA LALU LINTAS CENTRAL BUSINESS DISTRICT AREA SEGITIGA EMAS KABUPATEN JEMBER MENGGUNAKAN PTV VISTRO

  • Willy Kriswardhana Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember
  • Nunung Nuring Hayati Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember
  • Della N. Dwi Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember
Keywords: lalu lintas, CBD, tundaan, derajat kejenuhan, PTV Vistro

Abstract

Segitigaemas adalah daerah Jember yang menjadi tempat pusat untuk kegiatan bisnis. Kegiatan usaha tersebut membutuhkan kondisi transportasi yang lebih baik untuk mempertahankan produktivitas yang tinggi. Oleh karena itu, daerah ini harus menyediakan manajemen dan rekayasa lalulintas. Analisis rekayasa lalu lintas menggunakan PTV Vistro. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi terburuk adalah di Bundaran Polres dengan tundaan 3733,18 detik/smp dan derajat kejenuhan 1.216. Pada 2021, nilai tundaan mencapai 16733,42 detik/smp dan derajat kejenuhan 1,78. Untuk menangani masalah tersebut, perlu manajemen lalu lintas dengan mengubah perhitungan menjadi simpang tak bersinyal. Hasil perhitungan PTV Vistro dibandingkan dengan MKJI 1997 dan HCM 2010, karena hasil analisis menggunakan PTV Vistro di persimpangan tak bersinyal cenderung acak bila dibandingkan dengan metode lain.

Published
2018-06-20
How to Cite
Kriswardhana, W., Hayati, N. and Dwi, D. (2018) “MANAJEMEN REKAYASA LALU LINTAS CENTRAL BUSINESS DISTRICT AREA SEGITIGA EMAS KABUPATEN JEMBER MENGGUNAKAN PTV VISTRO”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php?journal=prosiding&page=article&op=view&path[]=139 (Accessed: 17October2018).

Most read articles by the same author(s)