MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS PADA RUAS JALAN MOHAMMAD HATTA – M. YAMIN DI KOTA SOLOK

  • Liana Dwi Yulistiyanti Sekolah Tinggi Transportasi Darat
  • Sumantri W. Praja Sekolah Tinggi Transportasi Darat
Keywords: manajemen rekayasa lalu lintas, v/c ratio, pejalan kaki, LOS

Abstract

Bangkitan dan tarikan perjalanan pada ruas wilayah studi ini menyebabkan tingginya pergerakan kendaraan dan pejalan kaki di wilayah studi tersebut yang terus bertambah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian dengan metode kuantitatif dan menggunakan software Vissim untuk manajemen rekayasa lalulintas pada ruas jalan. Selanjutnya, berdasarkan OD matrik untuk menghitung kinerja jaringan eksisting dengan penanganan berupa manajemen rekayasa, kemudian OD matrik tersebut diramalkan 5 tahun ke depan sampai diperoleh bahwa penanganan awal sudah tidak dapat menangani peningkatan jumlah perjalanan. Diketahui penanganan awal dilakukan 5 tahun (2015-2020) sehingga pada tahun 2020 dilakukan analisis tanpa atau dengan peningkatan penanganan yaitu dengan manajemen rekayasa lalu lintas pada ruas. Kinerja ruas wilayah studi pada kondisi eksisting (2015) v/c ratio yang paling tinggi 0,81 smp/jam dengan LOS (D) sedangkan pada tahun 2020 v/c ratio yang paling tinggi 1,01 smp/jam dengan LOS (F) pada ruas jalan Pemuda (104). V/C ratio yang sangat tinggi sudah tidak dapat mengatasi kinerja lalu lintas pada suatu ruas jalan. Dilihat dari indikator kinerja jaringan jalan pada jam sibuk pagi, siang, maupun sore terjadi penurunan kecepatan rata-rata, penurunan waktu Perjalanan, terjadi Tundaan yang panjang. Oleh sebab itu perlu dilakukan manajemen rekayasa lalulintas pada wilayah studi.

Published
2018-06-20
How to Cite
Yulistiyanti, L. and Praja, S. (2018) “MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS PADA RUAS JALAN MOHAMMAD HATTA – M. YAMIN DI KOTA SOLOK”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php?journal=prosiding&page=article&op=view&path[]=141 (Accessed: 17October2018).