ANALISIS PELAYANAN DAN TARIF KERETA PERKOTAAN DI YOGYAKARTA

  • Siti Malkhamah Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada
  • Risky Hariwahyudi Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada
  • Dewi Fatmawati Suprapto Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada
Keywords: kereta perkotaan, tarif, stated preference, ability to pay, willingness to pay

Abstract

Tingginya mobilitas kendaraan di dalam kota serta dari dan ke Yogyakarta menyebabkan banyak permasalahan lalu lintas. Oleh karena itu, perlu dijajaki kemungkinan pengoperasian kereta perkotaan untuk
melengkapi bus perkotaan guna mengurangi kemacetan. Sebagai langkah awal, perlu diketahui tingkat daya beli dan kesediaan membayar kereta perkotaan serta penerapan skenario pelayanan sebagai pertimbangan penetapan tarif. Data diperoleh melalui wawancara dengan metode survei stated preference yang mencakup skenario pelayanan 1, 2, 3, dan 4 dengan kombinasi tarif, waktu tunggu, dan waktu tempuh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa skenario 1 merupakan skenario yang paling banyak dipilih. Pada skenario 1, 53% pelajar pengguna Trans Jogja dan 50,8% pelajar pengguna sepeda motor akan beralih untuk menggunakan kereta.

Published
2018-08-05
How to Cite
Malkhamah, S., Hariwahyudi, R. and Suprapto, D. (2018) “ANALISIS PELAYANAN DAN TARIF KERETA PERKOTAAN DI YOGYAKARTA”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php?journal=prosiding&page=article&op=view&path[]=180 (Accessed: 18October2018).