ANALISIS PENGARUH KOMPONEN MANAJEMEN KONSTRUKSI TERHADAP CAPAIAN MUTU PEMELIHARAAN PREVENTIF PERKERASAN LENTUR

Studi Kasus Ruas Jalan Nasionial di Wilayah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V

  • Tisara Sita MSTT - Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
  • Agus Taufik Mulyono MSTT - Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Keywords: pemeliharaan preventif, manajemen proyek, structural equation modeling

Abstract

Penanganan jalan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga yang selama ini lebih bersifat reaktif akan difokuskan menjadi preventif, sesuai dengan Rencana Strategis Ditjen Bina Marga 2015-2019. Penanganan pemeliharaan jalan harus didukung dengan komponen manajemen konstruksi yang handal, oleh sebab itu diperlukan analisis dalam mengidentifikasi pengaruh komponen manajemen konstruksi untuk mencapai mutu pemeliharaan preventif perkerasan lentur. Penelitian ini menggunakan metode structural equation modeling (SEM) yang dimodifikasi dengan kombinasi metode komposit, dengan melibatkan 98 indikator dari delapan buah faktor yang dinilai oleh 186 responden di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V. Hasil penelitian menunjukkan variabel pada komponen manajemen konstruksi yang berpengaruh signifikan terhadap capaian mutu pemeliharaan preventif perkerasan lentur adalah: (1) tenaga ahli konsultan sebesar 93.6%; (2) PPK sebesar 92.1%; (3) tenaga kerja kontraktor 89.8%; (4) material sebesar 74.8%; dan (5) peralatan sebesar 72.1%, oleh karena itu diperlukan penanganan secara komprehensif terhadap indikator-indikator yang signifikan mempengaruhi capaian mutu pemeliharaan preventif perkerasan lentur.

Published
2018-09-12
How to Cite
Sita, T. and Mulyono, A. (2018) “ANALISIS PENGARUH KOMPONEN MANAJEMEN KONSTRUKSI TERHADAP CAPAIAN MUTU PEMELIHARAAN PREVENTIF PERKERASAN LENTUR”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php?journal=prosiding&page=article&op=view&path[]=226 (Accessed: 16November2018).