EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) UNTUK MENENTUKAN PRIORITAS PENANGANAN PADA JALAN SOLO-YOGYAKARTA KM 43,8-44,8

  • Faizul Chasanah Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Indonesia
  • Dendi Alfi Wijaya Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Indonesia
Keywords: tingkat kerusakan, Pavement Condition Index (PCI), Bina Marga 1987

Abstract

Ruas jalan Solo-Yogyakarta km 43,8-44,8 merupakan jalan arteri primer. Evaluasi tingkat kerusakan perkerasan lentur di ruas jalan Solo-Yogyakarta km 43,8-44,8 dilakukan dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Metode Bina Marga digunakan sebagai alternatif penanganan. Hasil penelitian menunjukkan ada 5 (lima) jenis kerusakan yang dominan terjadi yaitu kerusakan kulit buaya, bergelombang/keriting, ambles, lubang, dan tambalan dengan metode PCI. Berdasarkan tingkat kerusakan dan penyebab kerusakan tersebut, maka dilakukan alternatif penanganan untuk kerusakan high dengan cara lapis ulang , medium dilakukan dengan penambalan parsial, dan low belum perlu perbaikan. Untuk peningkatan lapis ulang pada ruas Jalan Solo-Yogyakarta km 43,8-44,8 ini dirancang mampu melayani beban lalulintas selama 10 tahun yang akan datang (2015-2025), metode Bina Marga 1987 diperoleh ketebalan 2,5 cm dengan bahan Laston 744 MS.

Published
2018-05-24
How to Cite
Chasanah, F. and Wijaya, D. (2018) “EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) UNTUK MENENTUKAN PRIORITAS PENANGANAN PADA JALAN SOLO-YOGYAKARTA KM 43,8-44,8”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php?journal=prosiding&page=article&op=view&path[]=34 (Accessed: 17October2018).