PENATAAN OPERASIONAL ANGKUTAN WISATA SUNGAI TRAYEK BKB – PULAU KEMARO DI KOTA PALEMBANG

  • Shendy Revilla Putri Sekolah Tinggi Transportasi Darat
Keywords: angkutan wisata, pola operasi kapal, keterpaduan moda

Abstract

Kota Palembang memiliki potensi wisata salah satunya Pulau Kemaro, sebuah pulau yang terletak di tengah aliran Sungai Musi. Saat ini, jenis angkutan menuju Pulau Kemaro dari Benteng Kuto Besak adalah kapal ketek dengan kapasitas 12 orang dengan operasional yang belum teratur. Penelitian ini bertujuan menentukan banyaknya permintaan wisata, tarif kapal ideal, serta rencana operasional angkutan wisata sungai. Analisa yang digunakan meliputi peramalan wisatawan dengan metode trendline, pola operasional kapal tahun rencana 2021, perhitungan biaya operasional kapal, konsep sharing economy, serta pola operasional angkutan wisata sungai yang terpadu dengan moda darat. Berdasarkan hasil kajian, peramalan penumpang meningkat rata-rata 7% setiap tahunnya. Operasional kapal pola order kapal via online dipilih 56% wisatawan, dengan tarif kapal yang dikenakan per orang per trip sesuai dengan jarak tempuh, sedangkan perjalanan dari Dermaga BKB – Pulau Kemaro dikenakan tarif Rp5.000. Perlu adanya shuttle bus untuk menunjang kenyamanan wisatawan berwisata ke Pulau Kemaro.

Published
2018-05-26
How to Cite
Putri, S. (2018) “PENATAAN OPERASIONAL ANGKUTAN WISATA SUNGAI TRAYEK BKB – PULAU KEMARO DI KOTA PALEMBANG”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php?journal=prosiding&page=article&op=view&path[]=50 (Accessed: 18October2018).