HUBUNGAN ANTARA DRIVING OPTIMISM DENGAN RISK PERCEPTION PADA PENGENDARA MUDA DI DKI JAKARTA

  • Vira Sukma Anggraeni Fakultas Psikologi Universitas YARSI
  • Chandradewi Kusristanti Fakultas Psikologi Universitas YARSI
  • Sunu Bagaskara Fakultas Psikologi Universitas YARSI
Keywords: kecelakaan, pengendara muda, driving optimism, persepsi resiko

Abstract

Pengendara muda merupakan kelompok yang paling banyak menjadi korban kecelakaan. Dalam literatur, perilaku pengendara berisiko pada pengendara muda banyak dikaitkan dengan driving optimism yaitu keyakinan seseorang dalam kemampuan berkendara. Kepercayaan diri pada pengendara muda cenderung mengarah pada sifat kecerobohan yang berujung pada risiko pelanggaran dalam berkendara di jalan raya, hal ini disebabkan karena rendahnya awareness saat berkendara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara driving optimism dengan risk perception pada pengendara muda di Jakarta. Sebanyak 195 orang terlibat dalam penelitian ini, subjek laki-laki sebanyak 88 orang dan perempuan sebanyak 107 orang. Hasil menunjukkan bahwa pengendara muda yang memiliki keyakinan yang tinggi dalam berkendara, cenderung memiliki persepsi risiko yang rendah. Selain itu semakin pengendara muda memiliki pengalaman berkendara lebih banyak, maka ia cenderung semakin yakin dengan kemampuan berkendaranya

Published
2018-05-28
How to Cite
Anggraeni, V., Kusristanti, C. and Bagaskara, S. (2018) “HUBUNGAN ANTARA DRIVING OPTIMISM DENGAN RISK PERCEPTION PADA PENGENDARA MUDA DI DKI JAKARTA”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php?journal=prosiding&page=article&op=view&path[]=54 (Accessed: 18October2018).