PENGARUH EMOSI TAKUT TERHADAP PERSEPSI RISIKO PADA PENGENDARA MOTOR: STUDI MENGGUNAKAN SIMULATOR

  • Atika Zahra Surya Fakultas Psikologi, Universitas YARSI
  • Sunu Bagaskara Fakultas Psikologi, Universitas YARSI
Keywords: perilaku berkendara beresiko, persepsi risiko, emosi, takut

Abstract

Di Indonesia, jumlah kecelakaan yang menyebabkan kematian dijalan meningkat dalam lima tahun terakhir. Sebagian besar penyebab kecelakaan tersebut adalah perilaku berkendara berisiko yang sangat berbahaya bagi keselamatan nyawa seseorang dan orang-orang disekitarnya. Hu dkk. (2013) menjelaskan bahwa setiap hari seseorang akan merasakan berbagai emosi yang kompleks dan akan membawa emosi tersebut ke jalan sehingga mempengaruhi perilaku saat berkendara. Penelitian sebelumnya berfokus pada perbedaan kedua valensi emosi yang dapat mempengaruhi perilaku seseorang dengan cara berbeda. Emosi negatif akan menurunkan perilaku berkendara berisiko dan emosi positif akan meningkan perilaku berkendara berisiko. Teori Appraisal Tendency Framework menjelaskan bahwa dalam tingkatan yang sama, emosi dapat mengarahkan individu pada perilaku yang berbeda, contohnya: marah akan meningkatkan perilaku berkendara berisiko sementara, takut akan menurunkanya. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya persepsi bahaya yang muncul ketika individu merasa takut akan sesuatu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah takut dapat menurunkan perilaku berkendara berisiko. Sejumlah 60 pengendara laki-laki di Jakarta usia 18-29 tahun berpartisipasi dalam penelitian ini. Partisipan dibagi dalam dua kelompok, dimana pada kelompok pertama (KE) akan diberikan sebuah video yang akan menimbulkan rasa takut berupa beberapa kejadian asli sebuah kecelakaan dijalan sedangkan pada kelompok kedua (KK) sebagai kelompok kontrol, partisipan hanya akan diberikan video berisi keadaan dijalan tanpa kecelakaan. Honda Riding Trainer (HRT) digunakan untuk mengukur variabel terikat yaitu perilaku berkendara berisiko. Penelitian sebelumnya telah menunjukan bahwa HRT dapat menggambarkan dengan baik
kemampuan berkendara individu. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa partisipan yang merasa takut secara signifikan menunjukan respon yang lebih cepat pada bahaya dibandingkan partisipan yang tidak merasa takut.

Published
2018-05-28
How to Cite
Surya, A. and Bagaskara, S. (2018) “PENGARUH EMOSI TAKUT TERHADAP PERSEPSI RISIKO PADA PENGENDARA MOTOR: STUDI MENGGUNAKAN SIMULATOR”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php?journal=prosiding&page=article&op=view&path[]=57 (Accessed: 17October2018).