ANALISIS KOMBINASI AGREGAT DARI DESA HAMPANGEN (KALIMANTAN TENGAH) DAN AGREGAT DARI DESA AWANG BANGKAL (KALIMANTAN SELATAN) PADA CAMPURAN HOT ROLLED SHEET-BASE

  • Theodore Tobias Fakultas Teknik, Universitas Palangka Raya
  • Desriantomy Desriantomy Fakultas Teknik, Universitas Palangka Raya
  • Supiyan Supiyan Fakultas Teknik, Universitas Palangka Raya
Keywords: lataston lapis pondasi, tes Marshall, kadar aspal optimum

Abstract

Pembangunan jalan membutuhkan material yang besar, sehingga diperlukan adanya sumber material alternatif yang dapat digunakan sebagai bahan campuran perkerasan jalan. Material tersebut harus memenuhi standar mutu Bina Marga. Penelitian ini menggunakan agregat dari dua lokasi yaitu dari Desa Hampangen Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah dan Desa Awang Bangkal Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan, untuk campuran perkerasan Lataston Lapis Pondasi (HRS-Base). Berdasarkan pemeriksaan sifat-sifat fisik, agregat yang diteliti beserta kombinasinya dapat digunakan sebagai bahan campuran HRS-Base. Selanjutnya dibuat tiga komposisi campuran dengan masing-masing lima variasi kadar aspal. Proporsi agregat kasar, abu batu dan pasir pada Komposisi I-Hampangen (48%,21%,31%), Komposisi II-Awang Bangkal (43%,24%,33%) dan Komposisi III kombinasi 50% Hampangen-50% Awang Bangkal (42%,25%,33%). Tes Marshall untuk Komposisi I menghasilkan nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 7,230%, Komposisi II sebesar 7,225% dan Komposisi III sebesar 7,075%.

Published
2018-06-02
How to Cite
Tobias, T., Desriantomy, D. and Supiyan, S. (2018) “ANALISIS KOMBINASI AGREGAT DARI DESA HAMPANGEN (KALIMANTAN TENGAH) DAN AGREGAT DARI DESA AWANG BANGKAL (KALIMANTAN SELATAN) PADA CAMPURAN HOT ROLLED SHEET-BASE”, Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi. Available at: https://ojs.fstpt.info/index.php?journal=prosiding&page=article&op=view&path[]=91 (Accessed: 17October2018).